Search
Senin 24 Juli 2017
  • :
  • :

Gubsu Lepas Kapal Kemanusiaan ACT Jilid II

Starberita – Medan, Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Minggu (18/6/2017), melepas keberangkatan kapal kemanusiaan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Kapal kemanusiaan jilid II yang mengangkut bantuan beras sebanyak 225 ton, bertolak dari Belawan International Container Terminal (BICT)

“Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia, kegiatan membantu saudara kita yang sangat membutuhkan. Kita ketahui kalau Afrika merupakan negara yang mengalami musibah kekeringan dan ribuan orang setiap harinya mengalami kelaparan,” ujar Erry.

“Afrika yang mengalami krisis pangan dan masyarakatnya kelaparan membuat perhatian bagi bangsa di dunia, dan kita bersyukur Sumut merupakan bagian dari itu. Makanya, hari ini kita melepas bantuan beras untuk saudara kita yang mengalami musibah,” kata Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan ACT, juga PT Pelindo I dan Samudera Indonesia yang telah mempersiapakan kapal berisi bantuan dari warga untuk diberangkatkan ke Afrika.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan hal ini dapat menjadi cambuk bagi kita agar lebih berempati terhadap sesama terutama masyarakat yang berada di sekeliling kita,” terang Erry.

Lebih lanjut dalam kesempatan itu, Erry juga mengimbau terutama di bulan Ramadan ini tentunya masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian. Oleh karena itulah, diharapkannya terutama bagi umat Islam agar dapat menyalurkan zakatnya.

“Tentunya dengan zakat yang kita berikan, kita bisa berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbau Erry.

Vice President ACT, Rini Mariani mengatakan, bantuan yang dilepas Gubsu tersebut merupakan Kapal Kemanusiaan jilid II. Sebelumnya, Kapal Kemanusian jilid I yang berisi bantuan lebih dari seribu ton beras sudah berlayar dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (29/4) dan tiba di Pelabuhan Mogadishu Somalia pada (5/6) lalu.

Diungkapkan Rini, pasca pengiriman bantuan Kapal Kemanusiaan jilid I, provinsi Sumut dan Aceh dalam waktu dua bulan dapat mengumpulkan bantuan untuk masyarakat Afrika sebanyak 225 ton beras. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan