Search
Senin 24 Juli 2017
  • :
  • :

187.012 Personel Dikerahkan Amankan Lebaran di Sumut

Starberita – Medan, Sebanyak 187.012 personel Kepolisian dibantu stakeholders terkait lainnya diturunkan atau dikerahkan mengamankan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1438 H di Sumatera Utara.

Pengerahan pasukan itu dilakukan dalam upacara resmi Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Toba 2017 di Lapangan Merdeka Medan, Senin (19/6/2017) dengan Inspektur Upacara (Irup) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tr HT Erry Nuradi MSi.

Dalam amanatnya, Gubsu, yang membacakan sambutan Kapolri menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas dan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1438. “Jadi, diperlukan upaya deteksi dini terhadap potensi kerawanan,” kata Gubsu.

Apel gelar pasukan ini, kata Gubsu, merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personil beserta kelengkapan sarana dan prasarana sebelum menghadapi tugas di lapangan.

Dalam pengamanan tersebut, sebut Gubsu, ada tiga poin penting menjadi perhatian Presiden Joko Widodo, yakni stabilitas harga pangan, kondusifitas kambtibmas serta keamanan, kelancaran dan kenyamanan arus mudik dan arus balik.

Dalam mewujudkan stabilitas harga pangan, sambung Gubsu, Polri telah membentuk Satgas yang bekerjasama dengan SKPD terkait guna memantau dan memastikan stabilitas harga di masyarakat, termasuk juga penegakan hukumnya.

“Kepada seluruh Kepala Satuan Wilayah untuk mampu menekan angka kejahatan konvensional melalui peningkatan kegiatan pre-emtif, preventif dan represif. Selanjutnya, lakukan langkah deteksi dini terhadap kerawanan yang ada dengan mengoptimalkan peran Babinkamtibmas dan intelejen,” sebut Gubsu mengingatkan.

Selain itu, tambah Gubsu, seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli di titik-titik rawan gangguan kambtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditinggal mudik, pusat perbelanjaan, bank dan ATM serta tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi saya perayaan Idul Fitri.

“Berikan atensi penuh pada titik rawan kecelakaan dan macet terutama pada puncak arus mudik dan balik. Beberapa terobosan untuk kenyamanan bagi pemudik seperti fasilitas kesehatan, layanan BBM mobile, wc umum, bengkel umum dan layanan mobil derek serta pendirian pos-pos pelayanan,” jelasnya.

Sebelumnya Gubernur bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel juga meninjau kesiapan pasukan pengamanan jelang lebaran tahun ini. “Peran maksimal aparat kepolisian dapat menjadikan perayaan Idul Fitri lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” harap Gubsu. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan