Search
Senin 25 September 2017
  • :
  • :

Polisi Didesak Tertibkan Mercon Selama Ramadhan

Starberita – Sigli, Pemuka masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie, berharap pihak berwenang menertibkan pembakaran mercon disaat shalat Insya dan shalat Tarawih. Pasalnya, ledakan dari suara mercon tersebut sangat keras dan mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang beribadah di bulan Ramadhan.

“Lihat dan dengar suara mercon yang dibakar banyak orang, kayaknya seperti di negara yang aedang berperang saja. Ini kan sudah tidak benar lagi, dan sangat mengganggu ketenangan orang beribadah,” sebut Drs Mustari, Ir Nurdin, dan Tgk Yusri, kemarin.

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat di Kecamatan Kota Sigli dan Kecamatan Pidie. Tokoh masyarakat tersebut, berharap pihak polisi melarang pedagang menjual mercon dalam kapasitas ledakan keras, pinta Tgk Ridwan dan Tgk Razali Ali.

Sedangkan Tgk Yusri  serta Drs Ridwan Amin Ali berharap agar tidak ada lagi bunyi mercon disaat orang lagi shalat Insya dan Tarawih. “Kami juga berharap pihak kepolisian dan Sat Pol PP menertibkan pedagang mercon di Pidie.”

Disimak suara mercon (petesan) dibakar banyak kalangan di kawasan Kecamatan Pidie dan Kota Sigli, sudah sangat mengganggu ketenangan dari masyarakat sedang menjalani ibadah bulan puasa dimalam hari. Ledakan mercon ini, juga dibarengi ledakan keras lainnya sepertinya suara meriam karbit dan meriam bambu.

Penertiban pedagang mercon sudah selayaknya dilaksanakan oleh pihak terkait, dalam hal ini Polisi. Dasarnya, sudah mengganggu   ketertiban umum.Selain itu, mercon dan sejenisnya sangat berbahaya bagi pengguna dan masyarakat disampingnya.

Sementara itu, di Kotamadya Banda Aceh dan sekitar, pihak Kepolisian Poresta setempat terus menerus menertibkan pedagang mercon serta menyita barang yang sudah dilarang diperdagangkan ataupun dibakar untuk dijadikan mainan ledakan keras yang akhirnya mengganggu ketertiban umum serta dapat menimbulkan jorban jiwa dan cacat seumur hidup. (sbc-05/drh)




Tinggalkan Balasan