Search
Minggu 24 September 2017
  • :
  • :

Dewan Diminta Dishub Petakan Potensi Parkir Tepi Jalan

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melalui komisi terkait meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan agar memetakan kawasan potensi area parkir, khususnya di tepi jalan, sehingga potensi pendapatan daerah dari sektor itu menjadi maksimal.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Drs H Hendra DS, pada kunjungan kerja Komisi D ke Dinas Perhubungan Kota Medan dalam rangka evaluasi kinerja triwulan II Tahun 2017, Selasa (6/6/2017).

Pemetaan kawasan parkir tepi jalan tersebut, kata Hendra, sangat penting mengingat sejumlah kawasan tepi jalan di Medan sangat potensial untuk dijadikan potensi Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Medan.

Dia mencontohkan, sejumlah kawasan tepi jalan yang potensial untuk dikutip retribusi parkir diantaranya di Jalan Semarang, Jl. Wajir, Jl. MT Haryono persisnya di depan Medan Mall.

“Kita ( DPRD, red) berharap dengan adanya penarikan retribusi parkir di kawasan kawasan potensial tersebut ada peningkatan PAD yang diperoleh, ” katanya.

Senada dengan itu, anggota Komisi D, Parlaungan Simangunsong, mendukung pemetaan potensi parkir di tepi jalan umum yang bisa digunakan sebagai tempat parkir, kemudian dipasang tanda kawasan parkir. “Itu dimaksudkan untuk membangun kesadaraan masyarakat akan kewajiban penggunaan tepi jalan umum,” katanya.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Demokrat itu, dengan adanya pengutipan retribusi tepi jalan itu diharapkan adanya laporan sering terjadi kebocoran retribusi dari parkir tepi jalan dapat teratasi. “Apalagi kan, sudah ada Peraturan Daerah  (Perda) dan Perwal yang memperbolehkan melakukam pengutipan retribusi parkir tepi jalan, ” tandasnya.

Menjawab itu, Kepala Dinas Perhubungan Medan, Renward Parapat, menyebutkan untuk tahun 2017, Dishub Medan menargetkan PAD senilai Rp57,8 miliar. “Hingga April 2017, baru terealisasi sebesar 18,2 persen arau sebesar Rp11 miliar,” katanya.

Sumber PAD, sebut Renward, didominasi retribusi parkir tepi jalan umum yakni sebesar 19, 4 persen dari target yakni Rp39, 8 miliar. Untuk pencapaian target PAD itu, sebutnya, pihaknya memang tengah berusaha mencari titik potensi parkir yang belum dikutip, dmana potensi parkir itu bisa diperoleh dari titik parkir siang dan malam hari.

“Kita mencari titik potensi yang belum didapat dan akan dikutip tahun ini parkirnya. Potensi parkir ini tidak di siang hari saja, tapi juga malam, meski memang selama ini untuk parkir malam sudah ada,” jelasnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan