Search
Jumat 18 Agustus 2017
  • :
  • :

Proyek Jalan Mandek, Warga Rugi Rp5 M

Starberita – Tobasa, Proyek jalan lintas mandek di Jalan Silimbat-Parsoburan berdampak negatif bagi warga setempat. Kerugian yang muncul ditaksir mencapai sekira Rp5 miliar per tahun, atau sekira Rp600 juta per bulan. Demikian disampaikan Bupati Toba Samosir, Darwin Siagian saat menyambut kunjungan Komisi V DPR RI.

“Di Jalan Silimbat-Parsoburan, ada jalan lintas tengah ke lintas timur sepanjang 80 km. Jalan ini sudah pernah dibuka 1993, tapi belum seluruhnya, masih tersisa 24,5 KM,” kata Darwin, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, bila akses jalan ini dibuka, Silimbat akan terhubung dengan Labuhan Batu Utara (Labura). “Warga menjual sawit ke Tebing Tinggi yang berjarak 200 km, dengan harga Rp. 600/kg. Dijelaskan bila jalan ini terbuka, warga sudah bisa menjual ke Labura dengan harga Rp. 1.200/kg.”

“Jadi karena jalan ini belum terbuka, warga merugi kurang lebih Rp. 5 M/tahun atau sekitar Rp. 600 juta/bulan dari selisih harga dan biaya angkut ke Tebing Tinggi. Itu masih dari sawit, belum dari karet dan kopi,” ujarnya.

Belasan regulator dari Komisi V DPR RI melakukan kunjungan fisik ke kabupaten Toba Samosir. Beberapa di antaranya adalah Sigit Sosiontomo (Ketua Tim), Sudjadi, Budi Yowono, Sadarestuwati, Salim Fakhry, Anthon Sihombing.

Tujuan kunjungan tersebut, meninjau langsung titik-titik rencana pembangunan infrastruktur yakni Pelabuhan Balige, Jalan Balige By Pass, Jalan Silimbat-Labuhan Batu, Jalan ke Bandar Udara Sibisa dan Lapangan Terbang Sibisa.

“Karena ini sepertinya sudah lama. Jadi saya harapkan kunjungan ini menjadi pintu masuk bagi kita untuk melakukan pengawasan dan penganggaran. Dan sesuai ketentuan Pasal 59 ayat 3 huruf (f) Tata Tertib DPR, hasil kunjungan ini akan kita laporkan dalam Rapat Komisi dan dijadikan bahan pembahasan dalam Rapat Kerja/RDP dengan Kementerian/Lembaga Mitra Kerja Komisi V. Setelah itu, nanti kita akan memasukkannya dalam rapat-rapat anggaran,” ujar Sigit. (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan