Search
Rabu 20 September 2017
  • :
  • :

Bupati Palas ajak Masyarakat Jaga Keutuhan Pancasila

Starberita РSibuhuan, Bupati Palas Ali Sutan Harahap bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6/2017) dihalaman komplek  Perkantoran SKPD Terpadu.

Peserta upacara, seluruh ASN dilingkungan kerja Pemkab Palas, Anggota DPRD Palas,  Polri, TNI AD serta Pimpinan Organisasi Kepemudaan diantaranya KNPI, Pemuda Pancasila (PP) Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) dan para tokoh Ulama serta Masyarakat .

Kegiatan upacara berlangsung pukul 08.00 WIB. Inspektur Upacara memasuki mimbat kehormatan sebagai tanda dimulai pelaksanaan upacara Peringtan hari lahir Pancasila.

Bertindak sebagai Komandan Upcara Asisten II Setdakab BUdi Utari Siregar dan Pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor : 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, yang ditetapkan setiap 1 Juli 1945 sebaga hari Lahir4 Pancasila serta setiap 1 Juni merupakan Hari Libur Nasional.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Joko Widodo, bahwa setiap tahun bertepatan 1 Juni, pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Lahir Pancasila.

Pidato Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Bupati Palas Ali Sutan Harahap Peringatan Hari Lahir Pancasila untuk pertama kalinya diperingati dengan kegiaran upacara dapat meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai- nilai luhur Pancasila sebagai dasar Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara.

“Pancasila meruapkan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Sukarno bersama Piagam Jakarta 22 Juni 1945 dan rumusan final Pancasila 18 Agustus 1945. Jiwa besar para Founding Fathers, Para ulama dan Pejuang Kemerdekaan dari seleruh pelosok nusantara bersatu membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita semua,” katanya.

Presiden RI mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia, untuk tetap mengingat kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman dari sabang sampai marauke. Keberagaman dimaksud dari berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia, itulah ke Bhineka Tunggal Ika. Sehingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita sedang mengalami tantangan kebhinekaan yang sedang diuji.

“Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam ke Bhinekaan dan keikaan. Ada sikap tidak toleran yang mengusung Ideologi selain Pancasila. Tentu masalah ini semakin mencemaskan. Takkalah diperparah dengan penyalahgunaan Media Sosial (Mensos) yang banyak menggaungkan HOAX alias kabar bohong,” tegas Bupati membacakan amanat Presiden RI dihadapan ASN jajaran Pemkab palas yang hadir diupacara Peringtan Hari Lahir Pancasila.

Dikesempatan itu Bupati berpesan, seluruh ASN dan masyarakat serta barisan pemuda bangsa yang ada didaerah kabupaten Palas, untuk belajar dari pengalaman yang dihantui oleh Radikalisme, Konflik Sosial, Terorisme dan Perang Saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. \

“Mari kita bersatu padu untuk menghindari masalah tersebut, dengan menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat, membudaya Gotong royong untuk memajukan daerah yang kita cintai ini dengan mengkedepankan Pancasila. Bahwa Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat untuk membangun kedamaian, keadilan dan kemakmuran ditengah kemajemukan, kata Bupati.

Pada kesempata itu, Bupati juga meminta semua elemen masyarakat kabupaten Palas, untuk terus fokus dalam pendalaman dan pengamalan nilai – nilai Pancasila, yang dapat dilakukan dengan cara penyampaian dikegiatn ceramah keagamaan yang bertujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat.

“Atasnama pemerintah mari kita bangun komitmen untuk penguatan Pancasila untuk lebih kuat, dengan pembinaan ideologi Pancasila bersama seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari – hari yang terintegrasi dengan program pembengunan, pengentasan kemiskinan serta pemerataan kesejahteraan dari berbagai program yang menjadi bagian dari integral pengamalan nilai – nilai Pancasila,” tandasnya. (sbc-03/drh).




Tinggalkan Balasan