Search
Jumat 18 Agustus 2017
  • :
  • :

Penyebab & Gejala Sakit Maag Kronis

Starberita – Jakarta, Maag adalah salah satu jenis penyakit gangguan pencernaan yang disebabkan adanya peradangan pada organ lambung/tukak lambung. Peradangan ini mampu memunculkan rasa sakit dan perih pada ulu hati.

Maag kronis diartikan sebagai gangguan pencernaan yang terjadi akibat iritasi selaput lendir pada lambung yang disebabkan oleh produksi asam lambung. Gangguan maag dibedakan menjadi dua, yaitu maag kronis dan maag akut. Dimana keduanya mempunyai penyebab dan gejala yang sama.

Akan tetapi yang membedakan keduanya ialah gejala maag kronis dapat muncul secara menahun, sementara maag akut mempunyai gejala yang mendadak dan terjadi dalam waktu singkat.

Penyebab Maag Kronis
Semua hal yang bisa memunculkan kerusakan pada ketahanan selaput organ lambung merupakan penyebab dari maag kronis, berikut diantaranya:

Mengonsumsi alkhohol.
Memproduksi zat asam berlebih pada organ lambung.
Penggunaan obat–obatan tertentu seperti Anti–Inflamantory Drug (NSAID).
Pola makan tak teratur.
Infeksi bakteri helicobacter pylori yaitu bakteri yang hanya ada di organ lambung.
Paparan racun/toksin.
Keadaan psikologis seseorang seperti stres fisik atau mental.
Mengonsumsi makanan asam ataupun makanan pedas.
Adanya beberapa kondisi kesehatan seperti refluks empedu kronis, anemia pernisiosa.
Degenerasi lapisan perut terlebih bagi orang–orang dengan usia lanjut.

Gangguan penyakit maag dikatakan kronis jika intensitas rasa nyeri yang muncul lebih dari nyeri maag pada umumnya. Pada beberapa kasus, maag kronis mampu mengakibatkan penderitanya alami muntah darah sampai bisa menurunkan berat badan secara drastis.

Gejala yang muncul akibat maag kronis dapat bervariasi, antara lain:
Rasa mual dan muntah terjadi dengan intensitas yang cukup sering
Mual ialah perasaan tak nyaman yang terjadi pada perut sebelum terjadinya muntah. Hal ini kerap disertai dengan produksi air liur meningkat, berkeringat dan terjadinya kontraksi secara ritmis pada otot–otot perut.

Munculnya rasa nyeri di ulu hati
Ulu hati/eligatrium (epigatric region) berada pada perut atas bagian tengah. Rasa sakit pada organ ini biasanya akan disertai dengan sakit pada dada, sesak napas, nyeri yang menjalar ke bahu dan lengan, dan bisa juga disertai dengan muntah.

Nafsu makan menghilang
Penderita maag kronis akan kehilangan nafsu makan ketika rasa mual mulai timbul. Hal ini sering menyebabkan perut kembung, seringnya bersendawa, dan perubahan warna kulit menjadi tampak pucat. Kehilangan nafsu makan bisa mengakibatkan berat badan menurun.

Sakit kepala
Penderita maag kronis akan merasakan gejala sakit kepala berat dengan disertai suhu tubuh yang meningkat, keluarnya keringat dingin, dan gangguan insomnia.

Perdarahan pada lambung
Penderita maag kronis bisa saja merasakan gejala perdarahan di organ lambung yang menjadi sebab muntah darah dengan warna hitam pekat seperti kopi. Tak jarang perdarahan organ ini mampu mengakibatkan terjadinya penyebab kematian secara mendadak.

Munculnya luka pada mukosa lambung
Penyebab maag kronis ini akibat luka pada organ lambung. Hal ini dapat disebabkan adanya ketidakseimbangan sekresi zat asam pada lambung oleh beberapa jenis pepsin maupun mukus. (sbc-02/vnc)




Tinggalkan Balasan