Search
Sabtu 16 Desember 2017
  • :
  • :

Sektor Properti Indonesia Tergolong Liberal

Starberita – Medan, Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai sektor properti di Indonesia tergolong liberal.

Hal itu, menurutnya, terlihat dari pergerakan harga properti yang cenderung tak terkendali. Harga properti selalu mengalami lonjakan harga, tak jarang secara fantastis.

“Ya, Indonesia terbilang sangat liberal sektor propertinya. Sehingga harganya juga enggak terkontrol, jadi objek spekulan,” katanya.

Guna menyiasati hal tersebut, Bhima menilai perlu adanya lembaga pengawas di sektor properti, yang secara khusus memiliki wewenang untuk turut terlibat dalam mengatasi persoalan di bidang properti khususnya properti rumah.

“Itu memang kelihatannya pemerintah belum memiliki badan itu. Salah satunya kan bertujuan agar properti ini hidup dulu, dibebaskan hidup dulu, berkembang. Karena sektor konstruksi juga akan naik kan karena dengan adanya jual-beli properti ini,” terangnya.

Namun, jika pelaku usaha di bidang properti yakni pengembang perumahan dibiarkan terus menerus memperoleh kebebasan semacam itu, dia mengkhawatirkan akan menimbulkan kerugian buat konsumen rumah.

“Kalau melihat jangka panjangnya sebenernya kalau dibiarkan terlalu liar tanpa adanya badan pengawas yang jelas justru akan merugikan masyarakat. Karena enggak mampu untuk membeli rumah tadi yang harganya mahal dan akan banyak praktik-praktik properti bodong gitu,” tambahnya. (sbc-03/okz)




Tinggalkan Balasan