Search
Kamis 27 Juli 2017
  • :
  • :

KemenKop Ajak Kalangan Muda Inovasi Bisnis Digital

Starberita – Medan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dalam berbisnis. Inovasi bisnis itu harus didukung dengan kemampuan informasi teknologi (IT) sehingga bisa memasarkan produk mereka secara digital.

“Mengapa harus digital? Karena sekarang era digital yang harus diikuti semua kalangan,” kata Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Agus Muharram, kemarin.

Siapa pun yang tidak mengikuti arus digital ini, lanjut Agus Muharram, dengan sendirinya akan tertinggal. “Karena semua lini kehidupan sudah bergerak dengan basis digital,” katanya.

Menurut Agus, jumlah penduduk Indonesia yang besar merupakan pasar potensial untuk pemasaran produk UMKM. Pasar ini, tambahnya, akan bisa berkembang lebih besar lagi jika ada sentuhan kreatifitas dan jiwa wirausaha.

Pada akhir tahun 2016, Badan Pusat Statistik telah mempublikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen. Sehingga bila UMKM dapat berdigital dapat secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau kita lihat potensi ekonomi digital itu, kami mendukung pemanfaatan teknlogi digital untuk mendukung bisnis pelaku koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kemenkop dan UKM memiliki beberapa program menuju digital economy, antara lain pendaftaran badan hukum secara online. Pelatihan SDM KUKM dan mahasiswa (vocational training) sebagai techno preuner.

“Kami juga memiliki program financial technology untuk para start-up business dan pendaftaran UMKM sebagai merchant di market place SMESCO, serta kerjasama dengan berbagai market place lainnya,” tuturnya.

Di era digital ini, lanjutnya, siapa pun bisa berbisnis atau berjualan. Karena berbisnis di era sekarang tidak memerlukan toko atau armada angkutan lagi, karena ada e-commerce.

Kemenkop dan UKM sendiri, tambah Agus Muharram, memiliki kampung digital untuk menampung produk-produk UMKM.

“Kami memiliki Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT) yang tersebar di beberapa kota dan sistem pemasarannya menggunakan teknologi informasi. Kami juga memiliki Galeri Indonesia Wow, yang bisa digunakan untuk pameran poduk Indoensia dan kreasi generadi muda, semuanya berbasis e-commerce,” ucapnya.

Agus menegaskan, pihaknya mendorong tumbuhnya pelaku KUKM digital di tanah air sehingga target Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai digital energy of Asia pada tahun 2020, dapat tercapai.

“Dimana jumlah pelaku UMKM yang sudah go online sebanyak delapan juta unit,” tambahnya. (sbc-03/inc)




Tinggalkan Balasan