Search
Sabtu 16 Desember 2017
  • :
  • :

Gali PAD, DPRK Abdya Belajar ke Medan

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (19/5/2017) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Medan guna menggali informasi terkait menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rombongan yang dipimpin Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli, hanya diterima Kepala Sub Bagian Persidangan Sekretariat Dewan, Khairul Siregar. Zaman menyampaikan, PAD Abdya hanya Rp50 miliar per tahun. “Alasan inilah yang menjadikan kami melakukan kunker kemari,” katanya.

Zaman menyebutkan, jumlah PAD Abdya jauh lebih kecil dibandingkan dengan PAD Kota Medan 2016 yang mencapai Rp1,4 triliun. Zaman mengaku, iri melihat besarnya PAD Kota Medan tersebut.

Tahun ini, sebut Zaman, Pemkab Abdya menargetkan PAD sebesar Rp100 miliar. “Berarti naik menjadi Rp100 miliar. Mudah-mudahan saja target itu bisa tercapai. Sedangkan APBD kami hanya Rp950 miliar,” ujarnya.

Disisi lain, Zaman, mengaku kecewa karena kehadiran rombongan tidak disambut oleh anggota dewan, melainkan hanya disambut oleh Kepala Sub Bagian Persidangan Sekretariat Dewan, Khairul Siregar.

“Sebetulnya kami memaklumi tidak ada anggota DPRD Medan yang menyambut kami, soalnya jadwal Kunker kami kemari pun tiba-tiba. Tapi kalau ada anggota DPRD Medan yang menjelaskan tentang potensi PAD Medan pasti bisa lebih rinci lagi ketimbang penjelasan dari Kasubag Persidangan,” pungkas politisi Fraksi Partai Aceh itu.

Anggota DPRK Abdya lain, Agus Sri, mengungkapkan untuk memaksimalkan PAD Abdya, pihaknya akan kembali menjadwalkan Kunker ke DPRD Kota Medan agar bisa konsultasi langsung dengan anggota DPRD Kota Medan terkait potensi PAD Kota Medan.

“Tujuan kami kemari untuk mencari tahu potensi-potensi apa saja yang bisa dijadikan PAD di Medan tapi sayang anggota DPRD Medannya tidak ada karena mungkin ada kesibukan lain. Makanya, kami akan menjadwalkan ulang Kunker kemari,” paparnya.

Sementara Kasubag Persidangan DPRD Kota Medan, Khairul Siregar, tidak menjelaskan secara rinci potensi-potensi PAD yang ada di Kota Medan. Maklum saja, itu bukan tufoksinya untuk menjelaskan secara detail potensi PAD yang ada di Kota Medan. “Terima kasih sudah datang kemari. Mohon maaf kami, karena tidak ada anggota dewan yang menyambut, soalnya mereka lagi Bimtek,” kata Kahirul.

Diketahui, realisasi PAD Kota Medan 2016 sebesar Rp4,308 triliun atau 78,48% dari target yang ditetapkan Rp5,49 triliun. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan