Search
Sabtu 22 Juli 2017
  • :
  • :

2017, 80% Warga Medan Ditargetkan Terdaftar BPJS Kesehatan

Starberita – Medan, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Medan, dr Sudarto KS AKK, menyampaikan tahun ini pihaknya menargetkan 80% dari jumlah total penduduk di Kota Medan harus terdaftar menjadi peserta JKN-KIS.

“Berarti hanya membutuhkan sekitar 250.000 jiwa untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS sampai akhir Desember 2017, dari 1,7 juta jiwa yang terdaftar sampai saat ini,” kata Sudarto pada penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Pemko Medan tentang Pendaftaran Peserta JKN-KIS melalui Kantor Kecamatan, Kamis (18/5/2017).

Saat ini, sebut Sudarto, jumlah warga di Kota Medan yang terdaftar menjadi peserta JKN-KIS mencapai 1,7 juta jiwa atau hampir 70% dari  jumlah total penduduk sekitar 2,4 juta jiwa, meliputi sektor formal seperti pegawai negeri, perusahaan swaasta, TNI/Polri dan informal (mandiri), yakni warga mampu dan kurang mampu.

“Untuk peserta informal yang kurang mampu ini kita sebut Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik  yang dianggarkan melalui APBN maupun APBD. Jumlah peserta informal yang kurang mampu ini sekitar 800.000 jiwa,” jelas Sudarto.

Guna mewujudkan target tersebut, Sudarto, mengatakan pihaknya kini membuka kanal-kanal, salah satunya di seluruh kantor kecamatan di Kota Medan.

“Masyarakat yang ingin mendafatr tinggal datang membawa perlengkapan pendaftaran. Setelah itu dilakukan verifikasi dan dinyatakan memenuhi perlengkapan pendaftaran, berkas pendaftar dimasukan dalam dropbox. Nanti kami jemput dan dilakukan proses.  Setelah kartu keluar, langsung kami kirim kepada masyarakat yang berangkutan melalui pos,” terang Sudarto.

Sementara Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan BPJS dengan membuka kanal layanan pendaftaran peserta JKN-KIASkepada masyarakat melalui seluruh kantor kecamatan.

“Melalui kerjasama ini tentunya dapat membantu sekaligus mempermudah masyarakat  untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Selama ini jika mendaftar di Kantor BPJS Kesehatan, mereka harus antri,” kata Walikota.

Apalagi, bilang Walikota, pendaftaran melalui kantor kecamatan cukup mudah. Sebab, pihak BPJS kesehatan telah menyiapkan dropbox di seluruh kantor kecamatan  se-Kota Medan. “Bagi warga yang belum terdaftar, mereka cukup mendatangi kantor camat di wilayah tempat tinggalnya masing-masing untuk melakukan pendaftaran,” katanya.

Kepada seluruh Camat dan Lurah, Walikota, meminta mendukung langkah yang dilakukan BPJS. “Bantu dan permudah jika warga ingin mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Lakukan sosialisasi, sehingga masyarakat benar-benar mengetahui manfaat menjadi peserta BPJS Kesehatan,” pintanya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan