Search
Sabtu 19 Agustus 2017
  • :
  • :

Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

Starberita – Jakarta, Tidur merupakan salah satu mekanisme alami yang dilakukan oleh tubuh guna menjaga kesehatan dan kebugaran. Banyak pakar kesehatan yang menyebutkan selain pola makan yang sehat dan rutinitas olahraga, tidur juga menjadi salah satu kunci mendapatkan kesehatan.

Sayangnya, kebanyakan orang masih menyepelekan waktu tidur untuk hal yang dinilai kurang penting seperti bermain gadget. Padahal, jika orang sering kurang tidur, akan sangat berpotensi mengalami resiko penyakit berbahaya, seperti kolesterol tinggi yang berujung pada serangan jantung dan stroke yang mematikan.

Mungkin banyak orang yang tidak menyangka atau menduga sebelumnya, ternyata kurang tidur dapat menyebabkan kadar kolesterol menjadi tinggi. Hal ini terjadi karena, waktu tidur dapat berpengaruh buruk pada sistem imun, metabolisme lipoprotein, yang berfungsi untuk menjadi kadar kolesterol dalam tubuh agar tetap seimbang.

Hasil sebuah penelitian di Helsinki menunjukan, bahwa orang yang kurang tidur mempunyai kadar kolesterol baik (HDL) lebih rendah, dan kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi jika dibandingkan orang tidur cukup. Perlu anda ketahui bahwa, gangguan metabolisme kolesterol merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung.

Akibat dari kurang tidur yang menyebabkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh terus meningkat. Dimana kolesterol jahat (LDL) ini lama-kelamaan akan membentuk plak di pembuluh darah (aterosklerosis). Sehingga akan menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah dan sewaktu-waktu dapat menyumbat. Kondisi penyumbatan inilah yang akan meningkatkan resiko serangan jantung yang menyebabkan kematian.

Bukan hanya itu, penyumbatan pembuluh darah juga akan menyebabkan tersumbatnya oksigen menuju otak. Sehingga akan terjadi gangguan dan kerusakan pada pembuluh darah di otak yang akan menyebabkan penderita kolesterol mengalami serangan stroke. Jika tidak menyebabkan kematian serangan stroke ini bisa menyebabkan kelumpuhan permanen.

Selain faktor genetik, gangguan metabolisme kolesterol dalam tubuh juga dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup termasuk jadwal tidur. Sehingga bagi anda yang ingin terbebas dari kolesterol tinggi yang sangat berbahaya dan bisa sangat mematikan.

Selain menerapkan gaya hidup sehat dengan mengatur waktu tidur yang cukup. Anda juga harus melakukan pengobatan. Karena jika terus dibiarkan resiko terkena komplikasi penyakit yang mematikan akan semakin meningkat. (sbc-02/vnc)




Tinggalkan Balasan