Search
Senin 30 Maret 2020
  • :
  • :

Hipertensi Bisa Merusak Ginjal?, Ini Penjelasannya

Starberita – Jakarta, Diawali dengan tensi darah yang menukik. Jika tidak ditangani secara menyeluruh, tekanan darah tinggi alias hipertensi akan membawa bencana besar bagi organ ginjal Anda. Pertanyaan yang kemudian muncul, penyakit darah tinggi kok bisa menyerang ginjal?

Fakta tersebut terkuak dalam talk show diseminasi hasil penelitian “Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis” bersama Center for Health Economics and Policy Studies, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di Jakarta.

Pranawa mengatakan, “Penyebab cuci darah terbesar di Indonesia adalah hipertensi (yakni hampir 40 persen) dan diabetes melitus. Hipertensi bisa menyebabkan cuci darah. Penjelasannya begini, tekanan darah tinggi lama-lama akan menyebabkan kerusakan unit terkecil pada ginjal yang disebut gromerulus. Selain itu, terjadi kebocoran protein. Lama-lama ginjal rusak. Cuci darah dilakukan jika kerusakan itu mencapai tahap 5.”

Karenanya, Pranawa berharap pemerintah mengusahakan tindakan pencegahan mengingat banyaknya jumlah pasien hipertensi di Indonesia. Kalau hipertensi dan diabetes diobati, penyakit ginjal kronik bisa ditekan sampai 70 persen. Ia juga menepis asumsi yang menyebut bahwa obat-obatan yang dikonsumsi pasien hipertensi dan diabetes menyebabkan kerusakan ginjal.

“Obat-obatan itu tidak merusak ginjal. Justru jika tidak diobati penyakitnya, akan merusak ginjal. Kadang-kadang untuk mencapai terget tekanan darah, diperlukan lebih dari satu jenis obat. Kalau hipertensi berhasil dikendalikan, terkontrol dengan baik dan mencapai target tensi, maka penyakit ginjal bisa dicegah. Ingat bahwa, hipertensi yang tidak terkontrol dalam 10 tahun bisa merusak ginjal,” pungkasnya. (sbc-02/auc)

 




Tinggalkan Balasan

error: