Search
Jumat 28 Juli 2017
  • :
  • :

Polisi Diminta Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan Sadis

Starberita – Medan, Pembunuhan sadis terhadap J Gultom siswa SMA Negeri 11Jalan Perhubungan, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendapat perhatian publik dan berharap kepolisian segera menetapkan tersangka.

“Pembunuhan terhadap siswa ini sangat sadis dan meninggalkan teroma mendalam terhadap keluarga yang ditinggalkan, untuk itu kita berharap pihak kepolisan segera menemukan tersangkanya” ujar Ketua LSM Peduli Rakyat Deli Serdang Julianus Barus, Selasa (16/5/2017) di Lubuk Pakam.

Menurutnya, penemuan pelajar yang tewas mengenaskan, kondisinya telah membusuk. Mata dicongkel, tubuh penuh luka tikaman. lalu dibuang ke tanah garapan Pondok Rowo Dusun XII, Kecamatan Percut Sei Tuan, kemaren cukup menggegerkan publik.

Saat ini pihak kepolisian telah memeriksa beberapa saksi termasuk teman dekat korban, jadi diharapkan tersangka segera ditemukan dan motif pembunuhannya juga jelas.

Sampai saat ini pasca penemuan mayat J Gultom (16) di lahan garapan Jalan Tambak Bayan, Pondok Rowo, Dusun XXII, Percut Sei Tuan, polisi masih memeriksa 7 saksi dan belum mendapatkan tersangka. Namun kabar teranyar, ABG ini pernah terlibat perkelahian dengan anak polisi.

Dan dari keterangan ibu korban saat pergi dari rumah, malamnya kreta Vario yang dipakai putranya itu ditemukan warga di Jalan Letda Sujono, Gang Langsat. Rabu (10/5) siang, dan korban sempat dilaporkan ke polisi, bahwa anaknya tersebut telah hilang.

“Sekitar Sepuluh menit aku menunggu di Polsek Percut Sei Tuan membuat laporan, tiba-tiba ada kabar dari polisi tentang penemuan mayat di Tambak Bayan. Untuk memastikan itu, seorang polwan menunjukan foto anakku, ternyata benar itu anakku, terpukul rasanya,” lirihnya.

Usai diotopsi di RS Bhayangkara, lanjut ibu 3 anak ini, dia melihat tubuh Yohanes ditikam 37 liang. Matanya dicongkel, kepala, leher, perut, tangan, kaki dan punggung ditikam dan diiris kelewang. Yohanes dibunuh secara mengerikan.

“Ini sebuah peristiwa menimbulkan tanda tanya besar dimata publik, karena ada melibatkan keluarga aparat kita berharap polisi secepatnya menangkap pelaku dan tidak pilih kasih menangani perkara ini, meski pelakunya sama sekali orangtuanya perpengaruh. Karena ini bukan kasus sepele dan pembunuhan itu sudah direncanakan,” harapnya. (sbc-03/drh)

 




Tinggalkan Balasan