Search
Rabu 18 Oktober 2017
  • :
  • :

Pemuda Harus Mumpuni Merangkai Karya

Starberita – Medan, Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, meminta sekaligus mengharapkan agar pemuda jangan hanya pintar merangkai kata, namun juga harus mumpuni dalam merangkai karya.

“Pemuda juga harus mampu menjadi pencetus peluang kerja. Jangan berharap mengenyam pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan saja, tetapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Dimasa sekarang ini kita tidak dapat hanya berpangku tangan. Jadilah pioneer dan penggerak dengan membuka peluang-peluang usaha yang memiliki prospek kedepan,” kata Walikota ketika menghadiri acara Darul Arqam Madya PC IMM Kota Medan, Selasa (16/5/2017) malam.

Dikesempatan itu, Walikota, juga menyematkan pesan untuk terus memerangi narkoba, karena narkoba merupakan musuh besar bangsa, khususnya generasi muda. Sebab, banyak kerugian yang ditimbulkan akibat penggunaan narkoba salah satunya perampokan, pembegalan dan lain sebagainya.

“Seluruh kader  IMM juga menjadi duta anti narkoba di lingkungan masing-masing. Sudah banyak kejahatan baik itu perampokan, begal sampai pembunuhan keji yang didasarkan para pelaku telah kecanduan narkoba,” katanya.

Kepada Konsulat Rusia yang hadir di acara itu, Walikota, meminta agar mengupayakan beasiswa S1, S2 dan S3 ke Rusia, mengingat potensi pemuda Kota Medan yang besar harus terus disokong melalui jalur pendidikan dan kemudian diharapkan mampu membangun Kota Medan tercinta ini.

“Dengan adanya beasiswa ini, kader IMM dapat mengikuti seleksinya dan berhasil menjadi peserta yang mendapatkan beasiswa tersebut,” ujarnya.

Berkenaan dengan itu, Kepala Kantor konsulat Rusia, Dr Muhammad Fauzi Nasution, mengatakan konsulat Rusia mengusahakan beasiswa bagi kader IMM untuk menempuh studi Strata I dan Strata II di Rusia.

“Saya berharap 20 orang mahasiswa Muhammadiyah terutama kader IMM memberikan berkasnya untuk mengikuti seleksi studi ke Rusia. Jangan menunda-nunda lagi. Pemuda harus maju melalui pendidikan yang tinggi,” katanya.

Sementara Ketua Fokal IMM Sumut, Drs H Ibrahim Sakti Batubara MAP, menyatakan kader IMM adalah kader umat, maka kader-kader IMM haruslah berfikir besar.

“Saya sampaikan kepada seluruh kader IMM, jangan berfikir remeh, mendebatkan hal-hal kecil. Seperti kata pepatah, berpikirlah yang besar agar dapat melahirkan karya-karya besar,” katanya.

Sedangkan Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Medan, Hasrat Efendi Samosir, menyampaikan kader itu berasal dari bahasa Perancis yang berarti elit pilihan. Karenanya, jadilah kader yang baik, yang mampu mengajak orang lain kepada jalan kebaikan. “Kader seperti jantung organisasi, kalau tidak ada kader maka denyut organisasi tidak akan ada. Jadilah kader yang juga mampu memerangi kemungkaran,” katanya.

Sebelumnya Ketua PC IMM Kota Medan, Ridho Suwarno, mengatakan IMM harus mampu menjadi mitra pemerintah, memberikan sumbangsih pemikiran bahkan tenaga.

“Pak wali hadir disini tentu berkeinginan para pemuda khususnya IMM terus berkontribusi dalam pembangunan tidak hanya berdominstrasi tapi mampu mengkritik secara aktif dan santun terhadap jalannya roda pemerintahan,” katanya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan