Search
Minggu 19 November 2017
  • :
  • :

Pemerintah Belum Tahu Keberadaan Habib Rizieq

Starberita – Medan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau keberadaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Pihak Kepolisian sendiri sedang berupaya menghadirkan Habib Rizieq dihadapan penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan chat pornografi dengan tersangka pemufakatan makar Firza Husein. Berhembus informasi jika Rizieq masih berada di Arab Saudi.

Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir mengaku belum mengetahui secara pasti keberadaan Habib Rizieq di luar negeri. Namun, Kemenlu sudah mendeteksi keberadaan Rizieq berdasar informasi yang diperoleh.

“Kita memantau berdasarkan informasi yang kita peroleh dari penegak hukum,” katanya, Rabu (17/5/2017).

Hingga saat ini, kata dia, Kemenlu belum mendapat permintaan dari aparat penegak hukum (kepolisian) untuk memulangkan Habib Rizieq ke Tanah Air. Pihaknya hanya sebatas memantau keberadan Habib Rizieq di luar negeri, namun tak ingin membeberkannya.

“Kalau ada permintaan dari penegak hukum, akan kita tindaklanjuti, itu tergantung dari aparat penegak hukum. Kita memantau saja, kecuali ada permintaan dari kepolisian,” tuturnya.

Kemenlu, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri dengan memulangkan seseorang saat berada di luar negeri dengan alasan yang jelas. Tak heran, pihak Kemenlu masih menunggu jika ada permintaan dari aparat kepolisian.

“Jika nanti kepolisian mengeluarkan semacam red notice, kita akan komunikasikan kepada Negara yang bersangkutan. Terutama, red notice itu sifatnya Internasional, kerjasama antar negara yang memang sudah menjadi norma Internasional,” katanya.

“Jadi siapapun, Negara manapun yang kemudian mengeluarkan red notice, semua polisi Internasional yang menjadi anggota Interpol harus bekerja sama dalam upaya menindaklanjuti permintaan tersebut,” pungkasnya. (sbc-03/okz)




Tinggalkan Balasan