Search
Rabu 22 November 2017
  • :
  • :

Eldin: Siapapun Timbun Bahan Pokok, Kita Tindak Tegas

Starberita – Medan, Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, mengimbau kepada semua distributor di Kota Medan untuk tidak menimbun guna menghindari kelangkaan di pasar.

“Pemko Medan beserta pihak kepolisian akan menindak tegas siapapun yang menimbun bahan pangan pokok di Kota Medan,” tegas Walikota, Rabu (17/5/2017).

Pemko Medan bersama Polrestabes Medan dan Polresta Belawan, kata Walikota, akan terus memantau pasar dan distributor bahan pangan pokok. “Langkah ini dilakukan untuk menjamin pasokan ke pasar, sehingga harga tidak ada kenaikan yang signifikan,” katanya.

Terkait ketersediaan bahan pangan, Walikota, mengatakan dari hasil pemantauan yang dilakukan stok bahan pokok di Kota Medan cukup hingga 3 bulan kedepan. “Jadi, masyarakat tidak membeli bahan pokok melebihi kebutuhan,” imbaunya.

Hasil pemantauan yang telah dilakukan, kata Walikota, untuk beras, stok yang ada saat ini sebanyak 87.200 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa hanya 20.369,32 ton. “Jadi, masih cukup untuk 4 bulan kedepan,” ungkapnya.

Kemudian stok gula yang ada saat ini, jelas Walikota, sebanyak 17.980 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa hanya 1.401,26 ton. Artinya, stok gula yang ada saat ini bisa sampai satu tahun. Lalu minyak goreng, stok yang ada saat ini sebanyak 69.500 ton, sementara kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 3.145,45 ton sehingga stok yang ada saat ini cukup untuk setahun.

Selain itu, tambah Walikota, stok cabe merah sebesar 24 ton perhari, sedangkan kebutuhan untuk satu hari jelang puasa hanya 14,98 ton. Dikatakan Walikota, ketersediaan cabai merah kedepan tergantung pasokan dari luar Kota Medan.

Sementara itu bawang merah, Walikota mengatakan stok yang ada saat ini sebanyak 142 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan menjelang puasa 18,02 ton. “Sama seperti cabe merah, ketersediaan bawang merah ke depan juga tergantung pasokan dari luar Kota Medan,” paparnya.

Untuk terigu, terang Walikota, stok yang ada saat ini sebanyak 222.691 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 2.057,60 ton sehingga stok yang ada saat ini bisa untuk setahun. Begitu juga dengan daging sapi, stok yang ada sebanyak 787,5 ton, sedangkan kebutuhan untuk satu bulan jelang puasa hanya 349,75 ton. Dengan demikian stok daging sapi yang ada saat ini cukup untuk 2 bulan kedepan.

Disamping stok bahan pokok, Walikota, memaparkan harga bahan pangan pokok berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan juga masih stabil sampai saat ini. Dikatakannya, harga besar kisaran Rp10.000 s/d Rp13.000 per-kg, gula pasir Rp12.500/kg, minyak goreng Rp11.000 s/d Rp15.000/kg, bawang merah Rp25.000 s/d Rp29.000/kg, cabe merah Rp27.000 s/d Rp30.000/kg, daging sapi lokal Rp110.000/kg, daging beku Rp80.000/kg dan tepung terigu Rp8.00/kg. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan