Search
Jumat 28 Juli 2017
  • :
  • :

Dua Kelompok Massa Bentrok di Pancurbatu

Starberita – Pancurbatu, Dua kelompok massa terlibat bentrok di Dusun II Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/5/2017) siang. Sedikitnya 4 orang dari kedua belah kubu terluka terkena anak panah dan senapan angin.

Satu unit truk Tadano Nopol BK 9467 FA bermuatan tembok pagar ludes terbakar. Motif bentrokan masih dalam penyelidikan petugas Polsek Pancurbatu, namun diduga terkait perebutan lahan eks PTPN II.

Data yang diterima wartawan dari lapangan, siang itu truk milik  Rajawali Mandiri Indo BK 9467 FA melintas di kawasan Dusun II Desa Durin Tonggal. Tiba-tiba truk bermuatan bahan tembok untuk pembuatan pagar itu terbakar.

Begitu mengetahui kalau truk terbakar, sopir truk langsung berlari minta pertolongan kepada warga. Namun, karena kobaran api cukup besar, bagian depan truk akhirnya ludes terbakar. Tak lama kemudian, puluhan warga datang ke lokasi kejadian. Ternyata, kedatangan kelompok massa ini disambut oleh kubu dari kelompok massa lainnya. Akibatnya kedua belah kubu bentrok.

Masing-masing kelompok yang bertikai dilengkapi dengan berbagai jenis senjata tajam, panah dan senapan angin. Akibatnya empat orang dari masing-masing kubu mengalami luka-luka. Para korban seketika itu juga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Beberapa saat kemudian, puluhan petugas Polsek Pancurbatu dibantu personil dari Sat Sabhara Polrestabes Medan dipimpin Kapolsek Kompol Frido Gultom didampingi Kanit Reskrim Iptu Pol Sehat Tarigan turun ke TKP untuk melakukan pengamanan.

Kobaran api yang melahap truk bermuatan bahan baku pembuatan pagar tembok tadi berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT Galatta Lestarindo diturunkan ke lokasi kejadian.

Untuk mengantisipasi terjadinya kembali bentrok susulan, petugas pun memanggil Kepala Desa masing-masing kelompok yang bertikai. Hingga berita ini dikirimkan, puluhan petugas kepolisian masih terus berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Frido Gultom ketika dikonfirmasi mengatakan, motif bentrokan itu diduga karena perebutan lahan eks PTPN II.

“Kedua belah pihak yang bertikai saling mengklaim lahan yang akan dibangun pagar tembok. Nah, pada saat salah satu kelompok massa hendak memasang pagar tembok dengan menggunakan truk tadano di kawasan Desa Durin Tonggal, pihak dari kelompok massa yang lain melakukan penghadangan,” ujar Frido Gultom.

Kapolsek menjelaskan, dalam peristiwa bentrokan itu ada 4 orang yang menjadi korban. Dua dari kelompok yang satu, dua lagi dari kelompok lainnya. Keempat orang korban tersebut diantaranya, Ferdinan Ginting (36) Dusun II Barung Ketang Desa Tiang Layar, Edi Sahputra (27) Dusun I Desa Pertampilen, Kecamatan Pancurbatu, Edi Natanael dan Mansyur (25). (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan