Search
Selasa 25 Juli 2017
  • :
  • :

Bupati Tobasa Tinjau Tanggul Jebol

Starberita – Tobasa, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian menghadiri pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) Ke 45 Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), di Desa Silamosik I Kecamatan Porsea.

Acara diawali peninjauan tanggul Aek Mandosi yang jebol beberapa tahun lalu oleh Bupati Darwin didampingi Kaban Pemas dan Pemdes Wasir Simanjuntak, Ketua BPD Silamosik I, Dopot Simagunsong, mantan Kepala Desa Silamosik II, Dompak Sitorus dan warga sekitar meninjau tanggul yang kondisinya rusak parah.

Ketua BPD Desa Silamosik I, Dapot Simangunsong mengatakan empat tahun lalu, pihaknya telah bergotong royong untuk memperbaikinya dengan dibantu alat berat milik Pemkab Tobasa. Namun hasilnya belum memuaskan.

Mendengar keterangan itu, Bupati langsung menghubungi dan memerintahkan Dinas PUPR agar datang meninjau tanggul, sehingga dapat dipikirkan solusi terbaik dalam penanggulangan tanggul hingga tuntas.

“Kepala Desa Silamosik I dan II, tokoh masyarakat kedua desa, Camat Porsea dan Bonatua Lunasi, silahkan datang ke kantor Bupati. Dinas PUPR nanti juga kita undang membicarakan hal ini, bagaimana solusi terbaik mengatasi tanggul ini,” ujar Bupati.

Sementara, Kaban Pemas dan Pemdes Wasir Simanjuntak menjelaskan, pencanangan bulan bakti gotroy dan HKG PKK Ke 45 dipusatkan di Desa Silamosik I, karena masyarakat desa ini mengalami kerugian akibat tanggul jebol.

Meskipun diakui masyarakat sudah bergotong royong memperbaiki tanggul sejak 1 Mei, dibantu alat berat milik Pemkab Tobasa. Dan gotong royong ini, menurutnya akan dilanjutkan hingga akhir Mei ini.

Ketua Umum TP PKK Pusat yang dibacakan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tobasa oleh Ny Lin Hulman Sitorus mengatakan tema HKG tahun ini Dengan HKG PKK Ke-45 Tahun 2017, Kita Lakukan Akselerasi Program-Program PKK untuk Mewujudkan Visi Misi Gerakan PKK”.

Dengan tema ini segenap jajaran TP PKK secara berjenjang diminta mampu menyusun rencana aksi dalam rangka akselerasi program-program PKK.

Perlunya akselerasi didasarkan pada kenyataan. Karena selama ini 10 program PKK, dilaksanakan secara normatif bahkan cenderung merupakan rutinitas, padahal perkembangan program masyarakat maupun pemerintah dewasa ini sudah berkembang begitu pesat. (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan