Search
Sabtu 19 Agustus 2017
  • :
  • :

Saham Terregra Asia Melonjak

Starberita – Medan, PT Terregra Asia Energy (TGRA) perusahaan yang bergerak dalam sektor energi baru terbarukan (EBT), melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Terregra Asia menjadi emiten renewable Energy pertama yang mencatatkan saham pertama di Bursa sekaligus emiten ke 8 yang melakukan pencatatan saham di tahun 2017. Kedatangan Terregra Asia menambah daftar emiten di BEI menjadi 543.

Pada pembukaan perdagangan, saham TGRA tercatat dibuka naik hingga 70 persen atau 140 poin ke level Rp340 per lembar saham. Harga tertinggi Rp340 dan harga terendah Rp260. Frekuensi 63 kali serta volume transaksi 5.475 lot saham dan menghasilkan nilai transaksi Rp166,35 juta.

Direktur Utama Terregra Asia Dani Sutedja mengatakan penggunaan dana hasil IPO akan digunakan untuk penyertaan modal pada anak usaha. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk menunjang kegiatan operasional usaha jasa teknis dan pemasok suku cadang pembangkit listrik.

“Penggunaan dana hasil IPO sebesar 97 persen akan digunakan untuk penyertaan modal pada anak usaha yaitu PT Terregra Hydro Power guna menunjang pembiayaan dan belanja modal pada proyek – proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Video (PLTMH),” terangnya, Selasa (16/5/2017).

Bertindak selaku Penjamin Pelaksana Efek (lead underwriter), Perseroan telah menunjuk PT Lautandhana Securindo. Keseluruhan saham yang ditawarkan dalam IPO ini sebanyak 550 juta lembar. Harga penawaran perdana dipatok pada level Rp200. Dengan demikian dari gelaran IPO ini perseroan menargetkan Raihan dana segar sebanyak Rp110 miliar.

Pada masa penawaran umum saham Terregra Asia mengalami kelebihan permintaan atau over subscribe sebesar 120 kali dari seluruh saham yang ditawarkan dalam pooling. Saham Terregra Asia akan tercatat di papan utama.

“Hal ini menunjukkan bahwa saham TGRA yang bergerak di energi terbarukan cukup diminati oleh para investor,” tambahnya. (sbc-03/okz)




Tinggalkan Balasan