Search
Selasa 25 Juli 2017
  • :
  • :

Langgar SE Walikota, Kata Dewan Cabut Izin Usahanya

Starberita – Medan, Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, melalui surat edarannya No: 503/5067 tertanggal 15 Mei 2017 mengimbau kepada seluruh tempat hiburan dan rekreasi di Kota Medan untuk menutup sementara kegiatannya mulai tanggal 24 Mei hingga 26 Juni 2017.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Medan, Zulkifli Lubis, mengatakan sanksinya harus tegas bagi tempat hiburan dan rekreasi yang melanggar surat edaran itu.

“Kita apresiasi surat edaran itu guna menghormati umat Islam menjalankan ibdah puasa Ramadhan. Bagi yang melanggar jangan hanya diberi sanksi administrasi saja, karena terbilang lemah. Tapi yang perlu cabut izin operasional,” tegas Zulkifli Lubis kepada wartawan di DPRD Kota Medan, Selasa (16/5/2017) menjawab surat edaran Walikota Medan itu.

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, tidak ada artinya surat edaran Walikota itu, jika para pengusaha tempat hiburan dan rekreasi masih melakukan aktifitasnya.

“Kalau Pak Wali sudah mengeluarkan surat edaran, tapi dilanggar juga oleh pengusaha, ini sama saja Pak Wali tak punya harga diri. Supaya surat edaran itu tidak menjadi sia-sia, sanksinya tegasnya cabut izinnya bagi pihak yang melanggarnya, sehingga Pak Wali punya harga diri,” tegasnya.

Diketahui, dalam surat edaran perihal penutupan sementara tempat usaha hiburan dan rekreasi pada hari-hari keagamaan itu disebutkan, sesuai pengumuman resmi pemerintah Republik Indonesia, seluruh jenis usaha hiburan malam (diskotek, klab malam, pub/musik hidup), karaoke umum dan keluarga, panti pijat tradisional dan refleksi, mandi uap/oukup, spa dan bar/rumah minum wajib tidak melakukan kegiatan usahanya.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan bagi jenis usaha rumah makan, billiard dan usaha permainan ketangkasan (kecuali arena permainan untuk anak anak dan keluarga) dapat melakukan kegiatan usaha dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB berlaku dari tanggal 25 Mei 2017.

Sedangkankan bagi jenis usaha restorant, rumah makan, cafe dan pusat penjualan makanan (foodcourt) tidak dibenarkan menyelenggarakan musik hidup dan musik rekaman dengan volume keras serta tidak memajang makanan dan minumam secara terbuka/mencolok pada siang hari di bulan Ramadhan 1438H.

Penutupan sementara penyelenggaran kegiatan hiburan dan rekreasi tersebut dapat dikecualikan pada kegiatan usaha hiburan dan rekreasi yang merupakan fasilitas hotel bintang 3,4 dan 5 dengan ketentuan mendapat persetujuan dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan,demikian tulis surat edaran tersebut. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan