Search
Selasa 30 Mei 2017
  • :
  • :

Indonesia Pasar Rokok No. 3 di Dunia

Starberita – Jakarta, Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, mengatakan Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menempatkan Indonesia sebagai pasar rokok tertinggi ketiga dunia setelah Cina dan India. Bahkan, saat ini prevalensi perokok laki-laki dewasa paling tinggi di dunia.

“Akibatnya, Jaminan Kesehatan Nasional harus menanggung beban dari Penyakit Tidak Menular (PTM) ini paling tinggi,” ujar Nila Moeloek pada Indonesian Conference on Tobacco or Health di Balai Kartini, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Nila mengungkapkan, saat ini lebih dari sepertiga atau 36,3 persen penduduk Indonesia saat ini menjadi perokok. “Bahkan, diantara remaja usia 13-15 tahun, ada 20 persennya perokok,” kata Nila.

Yang lebih mencengangkan, kata Nila, saat ini remaja laki-laki yang merokok kian meningkat. Data pada tahun lalu memperlihatkan peningkatan perokok remaja ini mencapai 58,8 persen. “Kebiasaan merokok di Indonesia di Indonesia telah membunuh setidaknya 235 ribu jiwa tiap tahun,” katanya.

Menurut Nila, kerja keras untuk mencegah peningkatan perokok pemula bukan semata tanggung jawab pemerintah, tapi juga lintas sektor, antara melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kantor Kepala Staf Kepresidenan, dan Kementeran Keuangan.

Kementerian Kesehatan sendiri, kata Nila, telah melakukan beberapa program pengendalian tembakau  antara lain Kawasan Tanpa Rokok dan klinik berhenti merokok bebas biaya. “Saat Indonesia mengalami bonus demografi, kita memerlukan generasi yang sehat dan produktif,” katanya.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesiana, Ridwan Thaha, menuturkan biaya yang ditanggung akibat konsumsi tembakau saat ini sangat tinggi. “Tahu 2013 saja, beban yang ditanggung sebesar Rp378 triliun,” katanya. (sbc-03/tem)




Tinggalkan Balasan