Search
Senin 29 Mei 2017
  • :
  • :

Stop Konsumsi Makanan Manis, Ini 5 Dampak Baiknya

Starberita – Jakarta, Makanan manis yang mengandung tinggi gula tentu akan menggugah selera makan Anda. Tapi, terdapat banyak bahaya tersembunyi dari manisnya makanan favorit Anda.

Diabetes tipe 2, obesitas, penyakit jantung dan kardiovaskular adalah sederet risiko yang akan dihadapi ketika Anda terlalu berlebihan mengonsumsi gula. Karenanya, penting bagi Anda berhenti mengonsumsi makanan manis.

Ada 5 dampak baik sebagai ganjaran Anda berhenti mengonsumsi makanan manis. Berikut seperti yang dilansir dari laman Boldsky:

Menurunkan tekanan darah

Obesitas merupakan salah satu konsekuensi utama dari mengonsumsi gula berlebihan. Kecanduan gula adalah faktor risiko utama tekanan darah tinggi. Beberapa penelitian memperingatkan bahwa mengonsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Mengurangi kolesterol buruk

Orang yang mengonsumsi banyak gula diketahui memiliki kadar HDL lebih rendah (kolesterol baik) dan kadar LDL lebih tinggi (kolesterol jahat). Karena itu, dianggap paling baik untuk membatasi konsumsi gula.

Mengurangi risiko serangan jantung

Orang dengan tingkat asupan gula lebih tinggi memiliki peningkatan risiko penyakit jantung. Selanjutnya, minman manis juga diketahui terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.

Menurunkan risiko diabetes

Minum 1 atau 2 minuman bergula dalam sehari dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 26 persen. Hal ini disebabkan tingginya resistensi insulin. Kelebihan asupan gula seperti fruktosa, glukosa dan bentuk gula lainnya dapat membuat molekul gula terjebak dalam sel, karenanya terkumpul di aliran darah.

Mencegah penyakit perlemakkan hati

Diet tinggi gula dapat memperburuk penyakit perlemakkan hati. Lonjakan insulin yang disebabkan oleh gula menggerakkan lemak ke dalam sel hati dan menyebabkan peradangan serta jaringan parut. Karenanya, mengurangi konsumsi gula akan membantu mencegah risiko ini. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan