Search
Sabtu 19 Agustus 2017
  • :
  • :

Koramil 03 Panai Hilir Tangkap Perambah Mangrove

Starberita – Rantauprapat, Personel Koramil 03/SB Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengamankan seorang pelaku perambahan hutan Mangrove disekitaran pantai Alam Lestari Dusun III Desa Sei Tawar.

Dandim 0208/LB, Letkol CZi Denden Sumarlin melalui Danramil 03/SB, Mayor Infantri Gapuh mengatakan penangkapan itu dilakukan, Minggu (14/5) berawal saat Babinsa Sertu Wahyono bersama Kadus Dusun III bersama masyarakat mengecek kondisi hutan Mangrove.

Namun, pagi menjelang siang itu mereka melihat seorang warga tidak dikenal sedang beraktifitas melakukan penebangan sejumlah pohon di hutan Mangrove.

Setelah dikonfirmasi berbagai pertanyaan, akhirnya mereka menahan warga berinisial At (27) warga Desa Pejudian Kecil, Provinsi Riau.

Dari tangan At, personil Babinsa Sei Tawar mengamankan sejumlah barangbukti berupa 1 unit boat, 1 buah Kapak serta 30 batang kayu Mangrove panjang 4 meter 20.

Pengakuan pelaku kpada mereka, dirinya telah menebang kayu Manhtove seluas kurang lebih dua rante are yang kayunyabdipergunakan untuk kegunaan pancang/tiang/trecok rumah.

“Sekitar pukul 15.20 WIB, pelaku kita serahkan ke Polsek Panai Hilir oleh Babinsa Sertu Wahyono dan diterima oleh Iptu Julheldi di Polsek. Sedang barangbukti masih dilokasi untuk di cek kembali,” ujar Gapuh.

Pengakuan petugas Polsek Panai Hilir kepada mereka, pelaku akan dibawa ke Polres Labuhanbatu guna tindaklanjutnya. “Proses perambahan hutan Mangrove tidak bisa diproses di Polsek,” ujarnya.

Kapolsek Panai Hilir, AKP M Amir Husin Siregar dihubungi dari seberang telepon mengaku belum mendapat informasi resmi dari anggotanya, apalagi dia mengaku tidak berada disekitaran wilayh kerja hukumnya.

“Iya, Babinsa yang menangkapnya, begitu informasinya. Nanti saya cek dulu kebenarannya ya. Saya tidak berada disana ini,” ungkapnya ringan.

Keberhasilan penangkapan pelaku perambahan kayu Mangrove itupun mendapat diapresiasi dari sejumlah pihak, diantaranya, Ketua PMK/Polmas Kecamatan Panai Hilir, Khairul Daulay.

Khairul mengatakan, upaya itu akan mampu menekan angka perambahan kayu dari sekitaran hutan Mangrove khususnya wilayah sekitar pesisir pantai Labuhanbatu.

“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi perambah lainnya untuk tidak berbuat tindakan yang sama serta diharapkan pengawasan dipesisir pantai terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, MQ Rudi selaku pegiat lingkungan dari Perkumpulan Hijau ketika monitoring perkembangan tanaman Mangrove disana menemukan aksi perambahan tersebut.

Kala itu katanya, mereka sempat meminta sejumlah perambah untuk pergi dan tidak membawa hasil rambahan.

Kondisi itupun diviralkan mereka melalui berbagai media sosial, laporan ke Kementrian Lingkungan Hidup maupun sejumlah media massa. (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan