Search
Selasa 25 Juli 2017
  • :
  • :

Amerika & China Masih Negara Tujuan Ekspor Indonesia

Starberita – Medan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada April kembali mengalami surplus. Berdasarkan data BPS, nilai ekspor dan impor pada April 2017 mengalami surplus sebesar USD1,24 miliar.

Kepala BPS Suharyanto mengatakan, sejak Januari 2017 Indonesia masih menggantungkan tujuan ekspor kepada beberapa negara utama. Salah satunya adalah China.

“China, Amerika Serikat, hingga India masih menjadi negara tujuan utama,” tuturnya di Jakarta, Senin (15/5/2017).

Sejak Januari, ekspor Indonesia ke China tercatat mencapai USD6,26 miliar atau mencapai 12,81 persen dari total ekspor nasional. Sementara itu, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) mencapai USD5,65 miliar atau mencapai 11,51 persen dari total ekspor Indonesia.

“Sedangkan ekspor ke India mencapai USD4,6 miliar atau 9,4 persen dari total ekspor,” ungkapnya.

Hanya saja, nilai ekspor ini masih ditopang oleh tiga provinsi utama di Indonesia. Di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

“Untuk Jawa Barat nilainya sebesar USD9,23 miliar atau 17,41 persen dari total ekspor. Sedangkan untuk Jawa Timur mencapai USD5,95 miliar atau sebesar 11,04 persen dan Kalimantan Timur sebesar USD5,7 miliar atau sebesar 10,58 persen,” ungkapnya.

Apabila ditotal, maka ketiga daerah ini menyumbangkan 38,76 persen terhadap ekspor Indonesia. Diharapkan, pemerataan pertumbuhan ekspor dapat terjadi pada berbagai daerah. Utamanya setelah harga komoditas mulai mengalami perbaikan.

“Semoga ke depannya ada upaya untuk meratakan peningkatan ekspor,” tutupnya. (sbc-03/okz)




Tinggalkan Balasan