Search
Senin 24 April 2017
  • :
  • :

Yuk, Lirik Pilkada Langkat

Starberita – Stabat, Pemilihan Bupati Langkat baru akan digelar tahun depan, tapi sederetan nama sudah diramai disebut- sebut bakal tampil sebagai bakal calon Bupati dan wakil Bupati Langkat yang baru untuk menggantikan Bupati dan Wakil Bupati H Ngogesa Sitepu dan Drs H Sulistianto MSi.

Nama- nama tersebut adalah Wakil Bupati Langkat, Drs H Sulistianto MSi, Ketua DPRD Langkat dari Partai Golkar Terbit Rencana. PA SE, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat H Rudi Hartono Bangun, Anggota DPR RI dari Partai NasDem yang juga mantan Walikota Binjai, HM Ali Umri SH MKn,  Anggota DPRD Langkat dari Partai NasDem Ajai Ismail, Anggota DPRD Sumut dari Partai Amanat Nasional (PAN) Syah Affandin SH, mantan Ketua Umum PSSI Prof  DR Djohar Arifin, Asisten I Setdakab Langkat Drs Abdul Karim, mantan Anggota DPRD Langkat dan mantan Ketua DPC PDI-P Langkat, Safril SH dan tokoh masyarakat Melayu Abdul Azis.

Selain itu, ada beberapa nama lain yang ikut diperhitungkan, antara lain adalah dr H Indra Salahuddin MKes MM, H Sempurna Tarigan M.Kes, Ralin Sinulingga dan H Sujarno S Sos, MSi.

Menyikapi hal tersebut, Pengamat politik M Jend Edward Hutabarat mengatakan dengan banyaknya nama yang muncul kepermukaaan, tentu akan menguntungkan masyarakat, karena ada banyak pilihan bagi masyarakat untuk menentukan siapa calon pemimpinnya yang pantas dan layak untuk dipilih.

Namun, dari sekian banyak nama tersebut, M Jend pun hanya menjagokan 3 bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat yang akan bertarung di Pilbup Langkat 2018 yang akan datang.  Nama- nama yang dijagokan itu adalah Cana, Sulis, Rudi Bangun, Ondim dan Abdul Aziz.  Merekalah yang akan bertarung untuk memperebutkan 3 tiket sebagai bakal calon Bupati Langkat yang akan datang.

Lalu, bagaimana dengan nama – nama yang lain,  M. Jend mengatakan yang lain ‘belum serius’ dan hanya coba – coba untuk mencari respon dan simpati masyarakat.  Atau ada juga yang serius, tapi sulit untuk bersaing mendapatkan perahu politik, karena terbatas.

“Ya, sampan yang tersedia kan terbatas.  Apalagi, diperkirakan Cana akan memborong banyak partai agar tidak ‘merapat’ kepada bakal calon yang lain,” pungkasnya. (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *