Search
Sabtu 27 Mei 2017
  • :
  • :

Tebing Tinggi Jadi Kota Strategis Jasa dan Perdagangan

Starberita – Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi kedepanya akan dipromosikan sebagai Kota Jasa. Mengingat berbagai pertimbangan akan dioprasikannya pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara sebagai Kawasan Strategi Nasional (KSN) yang berada di Provinsi Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gul Bakhri Siregar SIP MSi,  kepada wartawan di Tebing Tinggi, Jumat (21/4/2017).

Dijelaskannya, pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 antara lain disebutkan bahwa Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara adalah sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang berjaraknya hanya 25 Km dari Tebing Tinggi.

Selain itu, dalam RPJMN yang sudah memasuki tahun ketiga disebutkan bahwa kawasan perkebunan Sei Semangke di Kabupaten Simalungun adalah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dimana Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dengan jarak berkisar 45 kilometer saja dari Kota Tebing Tinggi.

“Dalam waktu dekat ini, jalan tol Kualanamu – Tebing Tinggi akan diresmikan pengguna jalannya sebagai bagian tol trans Sumatera yang nantinya akan diteruskan dengan pembangunan tol Tebingtinggi – Kisaran serta pembangunan tol Tebing Tinggi – Parapat sebagai Kawasan Strategis Destinasi Wisata Nasional,” Jelasnya.

Lebih lanjut Gul Bakhri mengatakan, dalam dokumen RPJMN Tahun 2015-2019 disebutkan  terdapat 21 Kota Otonom Sedang diseluruh Indonesia yang akan dilakukan optimalisasi perannya, kota sedang itu termasuk Kota Tebing Tinggi.

Dijelaskan lagi, dari 21 Kota Otonom Sedang dimaksud, ada 6 diantaranya berada di Pulau Sumatera, yakni Banda Aceh Propinsi NAD, Dumai Propinsi Riau, Bukit Tinggi Propinsi Sumatera Barat, Prabumulih  dan Lubuk Linggau Propinsi Sumatera Selatan, dan satu-satunya di Propinsi Sumatera Utara adalah Kota Tebing Tinggi.

“Dari program KSN Kuala Tanjung dan KEK Sei Mangke tadi, kota Tebing Tinggi semakin strategis menjadi kota jasa dan perdagangan, ditambah lagi pembangunan jal tolnya yang akan terbangun sehingga dapat menghubungkan antar kota dan Propinsi,” kata Kepala Bappeda .

Sebagai kota yang strategis ini, adalah merupakan peluang bagi pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat Tebing Tinggi, berbagai macam dapat dijadikan peluang seperti pada bidang Pendidikan, Kesehatan,Perhotelan dan wisata kuliner, karena didukung oleh akses yang demikian dekat dan gampang ditempuh dari berbagai wilayah.

Dengan keyakinan jika dilakukan secara serius hal ini bisa terwujud secara nyata apalagi program ini memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pusat. (sbc-03/drh)




Tinggalkan Balasan