Search
Sabtu 23 September 2017
  • :
  • :

Plang Peringatan Bangunan Tanpa IMB Dicopot

Starberita – Porsea, Tidak terima atas tindakan tegas yang diperlihatkan pemerintah kecamatan Porsea kabupaten Toba Samoait (Tobasa) dalam trantib izin mendirikan bangunan (IMB) Rabu (19/4) kemarin. Plang peringatan berisi pelarangan untuk tidak meneruskan aktifitas pekerjaan bangunanya terhadap satu unit bangunan rumah milik salah seorang warga terletak di Kelurahan Patane III Lumban Datu telah dicopot alias plang telah dibuang.

Menurut keterangan salah seorang warga yang tidak ingin namanya ditulis mengatakan pencopotan plang peringatan yang ditempel oleh pemerintah kecamatan ketika pekan Porsea berlangsung Rabu kemarin tidak diketahui secara pasti.

Namun dia hanya melihat, saat staf kantor camat pertama kali ingin menempelkan plang peringatan terlihat seorang pria yang menurutnya masih merupakan saudara dari pemilik rumah tersebut marah marah ketika plang peringatan akan ditempel ke dingding bangunan.

Terkait pencopotan plang peringatan. Camat Porsea Robert Manurung SH mengakui pihaknya telah menempel plang peringatan berupa pelarangan agar pemilik bangunan tidak lagi melanjutkan bangunanya, karena saat mulai membangun diketahui pemilik bangunan tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

”Karena tidak memiliki IMB, kita pasanggi plang peringatan Rabu kemarin. Kalau pemilik bangunan mencopotnya kita akan panggil si pemilik bangunan dan akan kita tanyai apa alasan plang tersebut dibuang atau di copot, kata Camat Porsea Robert Manurung SH saat dihubunggi andalas melalui telepon selulernya, Kamis, (20/4).

Menurutnya, sesuai aturan yang berlaku, plang peringatan  yang telah dipasang, tidak bisa sewenang wenang dicabut oleh pemilik bangunan. Yang berwenang mencabutnya adalah petugas trantib yaitu Satpol PP. Pencabutan baru bisa dilakukan jika pemilik bangunan sudah mengurus IMB-nya.

“Pencabutan sendiri oleh pemilik bangunan berarti sudah melanggar aturan. Karena yang bersangkutan tidak kooperatif, kita akan koordinasi dengan Sat Pol PP sebagai penegak Perda” tegasnya

Lebih lanjut disampaikanya, kegiatan trantib IMB kemarin, hanya ada satu unit bangunan rumah yang ditempeli plang peringatan. Itupun diketahui karena pemilik bangunan belum sama sekali mengurus IMB-nya, akan tetapi bangunan rumah sudah berdiri.

“Kita hanya menertibkan sesuai aturan dan Perda No 9 Tahun 2010 Kabupaten Toba Samosir tentang retribusi IMB,” terangnya.




Tinggalkan Balasan