Search
Jumat 28 Juli 2017
  • :
  • :

Artis Malaysia Bawa Sabu Ke Medan

Starberita – Kualanamu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Kualanamu mengamankan artis asal Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, Khairil Benji (38), Selasa (18/4).

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Zaky Firmansyah mengatakan, artis asal negeri Jiran tersebut diamankan berawal dari profiling yang dilakukan Tim Customs Narcotic Team (CNT) KPPBC TMP B Kualanamu bersama Tim K-9 KP-DBJ dan Tim K-9 Kanwil DJBC Sumatera Utara.

“Penindakan ini berawal dari profiling yang dilakukan Tim CNT KPPBC TMP B Kualanamu bersama Tim K-9 KP-DBJ dan Tim K-9 Kanwil DJBC Sumatera Utara terhadap Kahiril Benji yang tiba dari Malaysia dengan menumpang pesawat Malindo Air OD-322,” katanya kepada wartawan, Kamis (20/4/2017).

Dari hasil pemeriksaan medis/rongent, lanjut Zaky, ditemukan dua bungkus plastik berisi serbuk kristal putih dengan berat 14 gram yang disembunyikan Khairil Benji dianusnya. Setelah melakukan pemeriksaan, ternyata serbuk tersebut mengandung zat methamphethamine yang merupakan narkotika golongan I.

Sementara Kabag Wassidik Ditres Narkoba Poldasu, AKBP JHS Tanjung yang hadir dalam paparan kasus ini mengungkapkan artis asal Malaysia tersebut adalah aktor yang cukup terkenal di Malaysia dan pernah tersangkut kasus pidana narkotika dinegaranya.

“Khairil Benji adalah artis terkenal di Maalaysia dan merupakan anak seorang aktris terkenal Malaysia juga. Dari informasi yang kami peroleh, Khairil Benji pernah tersangkut kasus pidana narkotika dinegaranya sebanyak empat kali. Bahkan pelaku terancam hukuman mati dengan kualifikasi perbuatan sebagai pemasak/peracik methamphetamine,” jelas Tanjung.

Tanjug juga menuturkan, methamphetamine tersebut dibeli Khairil Benji di Choket, Kuala Lumpur yang merupakan kawasan tempat jual beli narkoba melalui seorang warga negara Malaysia yang bernama Siang seharga RM 250.

Tidak hanya itu, artis Malaysia ini juga telah menggunakan narkoba sejak 20 tahun lalu. Sementara kedatangannya ke Indonesia khususnya ke Medan, bertujuan untuk mencari Disc Jockey (DJ) untuk dipekerjakan di Zouk diskotik Malaysia.

“Khairil Benji dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 113 ayat 1 dan pasal 113 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp1 Milyar dan paling banyak Rp10 Milyar serta UU Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahaan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50 Juta dan paling banyak Rp 8 Milyar,” tandasnya. (sbc-03/drh)

 




Tinggalkan Balasan