Search
Senin 24 April 2017
  • :
  • :

Masyarakat Diimbau Dukung Gerakan Temukan & Sembuhkan TB

Starberita – Medan, Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, mengimbau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan swasta dan dunia usaha untuk menyukseskan Gerakan Toss TB. Gerakan ini pula menemukan tuberkolosis dan mengobatinya sampai sembuh ini juga harus diperkuat dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).                  

Ajakan itu disampaikan Walikota dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Medan Ceko, Wakhda Ritonga SH, pada pembukaan peringatan Hari TB sedunia di Medan, Kamis (20/4/2017). 

Menurut Walikota, Toss TB yang menjadi tema Hari TB Sedunia di tingkat Nasional ini diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam program penanggulangan TB.               

Untuk memperkuatan Gerakan Toss TB ini, lanjut Wali Kota, pemerintah bersama masyarakat telah memulai pula Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan utam Germas ini, rincinya, adalah peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi.               

Selain itu, Germas ini juga mendorong peningkatan peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat. “Dan perlu ditekan, bahwa penerapan Germas ini dilakukan dengan pendekatan keluarga,” tambahnya. 

Walikota mengungkapkan, mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya merupakan tujuan pembangunan kesehatan. Tujuan ini dapat dicapai jika pemerintah bersama masyarakat berhasil menyikapi berbagai tantangan yang dihadapi. 

Disebutkannya, tantangan dalam pencegahan dan pengendalian Teberkulosis (TB) adalah menemukan dan mengobati semua penderita TB sampai sembuh, agar semua penderita TB di Indonesia dapat kembali sehat, hidup berkualitas dan produktif.   

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Medan, Kholisanni Nasution, mengatakan Aisyiyah selalu siap dan bergerak untuk memberantas penyakit TB melalui kader yang ada di cabang maupun ranting melalui Program Ketuk Pintu. 

Dia mengatakan, selama empat hari mereka telah mengunjungi sebanyak 2428 rumah untuk menemukan pengidap TB dan membawanya berobat hingga sembuh. 

“Kami juga menyosialisasikan program ini benar-benar diketahui orang banyak melalui pengajian, sekolah, dan lainnya. Selain mencari pasien, program ini juga berusaha untuk mendampingi sampai menyembuhkan pasien TB. Pasien dan keluarga pasien juga diberi pelatihan untuk mengawasi obat,” akunya. (sbc-02)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *