Search
Rabu 20 September 2017
  • :
  • :

Anak Mantan Presiden Rancang 4 Prototipe Pesawat R80

Starberita – Medan, Dibutuhkan dana sekira USD1 miliar untuk membuat Pesawat tipe R80. Dengan dana tersebut, PT Regio Aviasi Industri akan terlebih dahulu membuat 4 purwarupa (prototipe) pesawat R80.

Komisaris PT Regio Aviasi Industri Ilham A Habibie mengatakan akan dibuat 4 prototipe yang terdiri dari 2 pesawat yang disiapkan untuk terbang dan 2 pesawat tidak terbang.

Hal ini dimaksudkan dalam pengujian desain ada pengujian struktur untuk pesawat yang diterbangkan dan prototipe berupa kabel-kabel elektronik untuk pesawat tidak terbang.

“Kita kan mencoba desain pesawat. Karena itu harus diuji struktur dan kalau diketahui elektronik kan sering mengganggu yah, kita pakai HP suka getar karena ada medan magnetnya mempengaruhi signal dan kita tes,” tuturnya, di Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Putra dari mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie ini menambahkan, empat protoipe itu minimal. Bahkan jika ingin mempercepat proses pengujian, jumlah prototipe bisa dibuat lebih banyak.

“Jadi ada semacam program memang diharuskan oleh otoritas kita harus terbang ini, terbang itu. Kalau kita punya tiga bukan dua kan lebih cepat, karena di uji secara pararel ada biaya tambahan dan percepatan,” tandasnya.

Namun, kata Ilham, proses pembuatan pesawat masih terkendala dengan payung hukum. Di mana pembuatan pesawat R80 akan dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional, sehingga pengerjaannya bisa diprioritaskan.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan intens dengan pihak kementerian untuk memastikan bahwasanya R80 ini resmi dan secara tertulis masuk dalam daftar proyek strategis nasional.

Tapi, proyek yang ada dalam daftar proyek strategis nasional memang bukan hanya R80, seperti diketahui bersama masih ada ratusan yang bersiap menjadi proyek strategis nasional.

“Intepretasi dari saya yang terjadi itu adalah sekian banyak proyek direvaluasi ada yang keluar mungkin dan masuk bukan hanya kami (R80). Oleh karena itu kami perlu waktu enggak bisa mengatakan ini proyek strategis nasional besok, kemudian keluar Perpresnya, enggak mungkin. Karena enggak bisa karena hanya satu proyek (R80) Perpres diubah, mesti sekian banyak untuk mengubah dan menjadi update,” pungkasnya. (sbc-03/zone)




Tinggalkan Balasan