Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Kebanyakan Makan Telur, Siap-Siap Kena Diabetes & Kolesterol
Search
Sabtu 7 Desember 2019
  • :
  • :

Kebanyakan Makan Telur, Siap-Siap Kena Diabetes & Kolesterol

Starberita – Jakarta, Apakah Anda penyuka telur? Dalam sehari berapa banyak telur yang Anda konsumsi? Yuk, cari tahu efek samping kebanyakan makan telur.

Untuk orang Indonesia, telur sering dijadikan lauk untuk makan. Telur bisa ditemukan di menu sarapan pagi Anda dalam bentuk telur dadar atau telur mata sapi atau di menu makan siang. Tapi, apa yang terjadi jika Anda kebanyakan makan telur?

Efek samping kebanyakan makan telur

Telur merupakan bahan makanan yang mempunyai banyak gizi yang cukup lengkap. Selain mengandung banyak protein, telur juga memiliki karbohidrat dan delapan macam asam amino sehingga berguna bagi tubuh, terutama bagi anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Tapi tahukah Anda, ternyata terdapat dampak yang kurang baik bagi tubuh jika Anda kebanyakan makan telur? Apa yang akan terjadi jika Anda kebanyakan makan telur? Berikut penjelasannya.

  1. Meningkatkan kolesterol

Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol per butirnya. Konsumsi 6 butir dalam seminggu adalah batas maksimal yang diperbolehkan. Namun jumlah ini juga harus diimbangi dengan aktivitas olahraga.

Anda harus menjaga tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari. Bila Anda terlalu banyak makan telur, Anda akan mengalami kelebihan kolesterol, akibatnya tubuh akan mengalami peningkatan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

  1. Risiko diabetes

Kandungan lemak dalam telur juga bisa memicu penyakit diabetes, terutama pada wanita. Menurut penelitian, makan telur ayam setiap hari membuat pria berisiko 55% mengalami diabetes tipe dua. Sedangkan wanita, berisiko sekitar 77%, lebih besar dari pria.

  1. Jerawat

Meski tidak langsung menyebabkan jerawat, telur dapat membuat jerawat pada sebagian orang semakin memburuk. Pola makan yang tinggi daging dan produk daging termasuk telur, biasanya mengandung karbohidrat olahan dan makanan olahan yang dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Peradangan akan membuat laju produksi kelenjar minyak meningkat, sehingga membuat kulit berminyak, mengundang bakteri dan memicu munculnya jerawat di kulit.

  1. Kelebihan berat badan

Telur mengandung 75 kalori per butirnya. Jika Anda makan telur orak-arik untuk menu sarapan dari tiga telur, Anda sudah mendapatkan 225 kalori. Tingginya kalori dalam telur dapat membuat berat badan Anda semakin naik.

Kandungan lemak yang tinggi pada telur, juga bisa membuat berat badan Anda bertambah.

Bila ingin lebih sehat, sebaiknya makan telur 2-3 hari sekali untuk wanita yang merasa kelebihan berat badan.

  1. Ketidakseimbangan hormon

Pada telur non-organik, unggas biasanya diberi suntik hormon. Hormon tersebut bisa mengganggu aktivitas hormonal dalam tubuh Anda. Konsumsi terlalu banyak telur membuat hormon Anda jadi mudah naik turun. Apalagi pada wanita. Konsumsi protein hewani sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur dan buah untuk mengimbangi efek sampingnya.

  1. Menimbulkan alergi

Bagi Anda yang mudah alergi makanan, telur jenis tertentu bisa membuat Anda mengalami alergi. Bila Anda ingin konsumsi telur yang aman, selalu perhatikan apakah telur Anda berkualitas baik, tidak busuk, kulitnya tidak retak dan sebagainya. Hal ini meminimalisasi efek tidak higienis dari telur yang bisa membuat alergi makanan.

Telur memang baik untuk kesehatan. Namun porsi yang tepat selalu bisa memberikan hasil yang maksimal dibanding porsi yang berlebihan, jangan sampai Anda kebanyakan makan telur dan merugikan kesehatan Anda. (sbc-02/okz)




Tinggalkan Balasan

error: