Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Pasar Jalan Bulan Masih Layak Dipertahankan

Starberita – Medan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (FPDI) Perjuangan DPRD Kota Medan, Senin (10/4/2017) meninjau sekaligus menyerap aspirasi pedagang di Jalan Bulan Medan. Tinjauan dilakukan sebagai tindaklanjut keluhan pedagang tradisional disana akan rencana penggusuran oleh PD Pasar Kota Medan.

“Kondisi pasar masih layak dipertahankan, namun butuh penataan lebih baik. Rencana penggusuran diduga kental nuansa pesanan dan kepentingan pihak ketiga,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Hasyim SE, kepada wartawan usai meninjau pasar tradisional tersebut.

Pedagang di Jalan Bulan, kata Hasyim, merupakan pedagang tradisional resmi sejak 27 tahun lalu berdagang disana. “Jadi, pedagang harus diakomodir dan tidak asal gusur,” ujarnya.

Menurut Hasyim, pasar tradisional Jalan Bulan harus dipertahankan sebagai ikon pasar tradisional di Medan. “Saat ini yang perlu penataan dan peremajaan, bukan penggusuran. Kalau dipindahkan tidak mungkin, apalagi lokasi tempat pemindahan tidak jelas. Jadi, pemindahan bukan solusi,” tegas Ketua DPC PDI P Kota Medan ini.

Senada dengan itu Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Medan, Drs Daniel Pinem, menolak dilakukan penggusuran pedagang. “Dari tinjauan kami, tidak ada hal yang mengganggu ketertiban umum terkait keberadaan pedagang. Sebaiknya Pemko melakukan panataan, bukan penggusuran. Jadi, kita tidak menemukan alasan kuat supaya dilakukan penggusuran. Itu pasar resmi dan tidak ada macet akibat keberadaan pedagang,” ujar Daniel.

Sementara itu Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya ketika dimintai tanggapannya, Senin (10/4) mengaku akan tetap menggusur pedagang tradisional di Jalan Bulan. Alasannya keberadaan pedagang sudah mengganggu sarana fasilitas umum dan mengganggu lalulintas.

“Dalam waktu dekat akan kita tertibkan, tinggal menunggu taemengnya saja. Saat ini kita (PD Pasar) sedang kordinasi dengan Satuan Keja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemko Medan,” terang Rusdi. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: